Lompat ke isi utama

Berita

Semangat Harkitnas ke-118, Fadli Bukoting: Pengawasan Pemilu Butuh Kebangkitan Partisipasi Publik

Bawaslu Gorontalo Utara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi momentum refleksi bagi berbagai elemen bangsa, termasuk Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Fadli Bukoting, menilai semangat kebangkitan nasional relevan dengan upaya memperkuat pengawasan pemilu yang partisipatif dan berintegritas.

Menurut Fadli, nilai-nilai yang terkandung dalam Harkitnas tidak hanya dimaknai sebagai kebangkitan melawan penjajahan, tetapi juga sebagai kebangkitan kesadaran kolektif dalam menjaga demokrasi yang sehat.

“Semangat Hari Kebangkitan Nasional harus kita terjemahkan dalam konteks kekinian, salah satunya melalui penguatan pengawasan pemilu. Ini bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi membutuhkan kebangkitan partisipasi masyarakat secara luas,” ujar Fadli, Selasa (20/05/2026).

Ia menegaskan, tantangan pengawasan pemilu kedepan semakin kompleks, mulai dari potensi pelanggaran administratif hingga praktik politik uang dan disinformasi. Karena itu, dibutuhkan kesadaran bersama untuk menjaga proses demokrasi tetap jujur dan adil.

Fadli menambahkan, kebangkitan dalam konteks pengawasan berarti mendorong masyarakat agar tidak apatis terhadap proses pemilu. Partisipasi aktif, kata dia, menjadi kunci dalam mencegah pelanggaran sejak dini.

“Pengawasan yang efektif lahir dari kolaborasi. Ketika masyarakat ikut terlibat, maka potensi pelanggaran dapat ditekan. Ini adalah bentuk nyata dari semangat kebangkitan—bangkit untuk menjaga demokrasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam pengawasan partisipatif. Menurutnya, peran pemuda sangat strategis dalam menyebarkan edukasi politik yang sehat dan melawan praktik-praktik yang mencederai demokrasi.

Peringatan Harkitnas ke-118 ini, lanjut Fadli, harus menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas. Dengan semangat kebangkitan, ia optimistis kualitas demokrasi di daerah, khususnya di Gorontalo Utara, akan semakin baik.

“Bangkit bukan hanya slogan, tetapi aksi nyata. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat pengawasan dan menjaga kedaulatan rakyat,” pungkasnya.