Ismail Buna: Semangat Bangkit Harus Hidupkan Demokrasi di Daerah
|
Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat demokrasi, khususnya di daerah. Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Gorontalo Utara, Ismail Buna, yang menilai semangat kebangkitan harus diterjemahkan dalam kerja nyata penguatan demokrasi.
Menurut Ismail, makna kebangkitan nasional saat ini sudah berkembang. Jika dulu identik dengan perjuangan melawan penjajahan, kini semangat itu hadir dalam bentuk menjaga kualitas demokrasi agar tetap sehat dan berintegritas.
“Semangat bangkit itu bukan hanya soal sejarah, tapi bagaimana kita hari ini ikut memastikan demokrasi berjalan baik, terutama di daerah,” kata Ismail.
Ia menjelaskan, Bawaslu saat ini tengah mendorong konsolidasi demokrasi sebagai upaya memperkuat pengawasan pemilu yang lebih solid dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan koordinasi, edukasi kepada masyarakat, hingga mendorong partisipasi publik dalam pengawasan.
Menurutnya, daerah menjadi titik penting dalam menentukan arah demokrasi nasional. Karena itu, kesadaran kolektif semua pihak sangat dibutuhkan.
“Kalau di daerahnya kuat, otomatis demokrasi nasional juga ikut kuat. Jadi semangat Harkitnas ini harus kita jadikan energi bersama,” ujarnya.
Ismail juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi ikut ambil bagian dalam mengawal jalannya pemilu agar tetap jujur dan adil.
“Demokrasi itu milik kita semua. Jadi sudah seharusnya kita jaga bersama,” tutupnya.
Dengan semangat Harkitnas, Bawaslu Gorontalo Utara berharap konsolidasi demokrasi di daerah terus tumbuh, seiring meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat.