Lompat ke isi utama

Berita

Ronald Ismail: Ruang Edukasi Demokrasi Harus Dekat dengan Mahasiswa

Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Ronald Ismail, menghadiri kegiatan Launching Pojok Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo. Program tersebut dihadirkan sebagai upaya pengembangan pusat literasi kepemiluan dan demokrasi di lingkungan akademik sekaligus memperkuat pengawasan partisipatif di kalangan mahasiswa. Kamis (25/06/2026)

Peluncuran Pojok Pengawasan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan ruang belajar dan diskusi yang mudah diakses oleh civitas akademika terkait kepemiluan, demokrasi, serta peran masyarakat dalam mengawal jalannya proses demokrasi yang berintegritas.

Ketua Bawaslu Gorontalo Utara, Ronald Ismail, menyambut baik hadirnya Pojok Pengawasan di lingkungan kampus. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap kualitas demokrasi.

“Pojok Pengawasan bukan hanya menjadi tempat menyediakan informasi kepemiluan, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang mendorong lahirnya kesadaran kritis mahasiswa terhadap pentingnya pengawasan partisipatif. Demokrasi yang berkualitas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa,” ujar Ronald.

Ia menambahkan, keberadaan Pojok Pengawasan di kampus dapat menjadi jembatan antara penyelenggara pemilu dengan generasi muda dalam membangun budaya pengawasan yang berkelanjutan.

“Mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki kemampuan intelektual dan daya kritis yang kuat. Melalui Pojok Pengawasan ini, kami berharap lahir semakin banyak kader-kader pengawas partisipatif yang mampu menjadi mitra Bawaslu dalam menjaga integritas Pemilu dan Pemilihan di masa mendatang,” tambahnya.

Ronald juga menegaskan bahwa penguatan literasi demokrasi di lingkungan akademik merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang sadar akan hak dan kewajiban politiknya.

Kegiatan launching tersebut turut dihadiri jajaran Bawaslu Provinsi Gorontalo, pimpinan Universitas Negeri Gorontalo, akademisi, serta mahasiswa. Melalui kolaborasi ini, Bawaslu berharap Pojok Pengawasan dapat menjadi pusat informasi, edukasi, dan pengembangan gagasan terkait kepemiluan yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.