Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Gandeng Kominfo Gorontalo Utara Cegah Hoaks dan Kampanye Negatif

Bawaslu Gorontalo Utara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo Utara terus memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran di ruang digital. Melalui agenda Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Gorontalo Utara melakukan koordinasi strategis dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Gorontalo Utara, dengan fokus utama pada penanggulangan hoaks serta kampanye negatif.

Rombongan Bawaslu yang dipimpin Ketua Bawaslu Gorontalo Utara Ronald Ismail, didampingi Koordinator Sekretariat (Korsek) dan jajaran staf sekretariat, diterima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Gorontalo Utara, Drs. Sefry Bobihoe, M.Si, di ruang kerjanya.

Pertemuan tersebut membahas peran penting Kominfo sebagai mitra strategis dalam menjaga ruang informasi publik tetap sehat, khususnya dalam menghadapi potensi maraknya disinformasi yang kerap muncul pada tahapan pemilu.

Ketua Bawaslu Gorontalo Utara, Ronald Ismail, menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak lagi terbatas pada ruang fisik, tetapi juga harus menjangkau ruang digital yang semakin masif dan kompleks.

“Kami menyadari bahwa tantangan demokrasi saat ini tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di ruang digital. Hoaks dan kampanye negatif dapat dengan cepat mempengaruhi opini publik. Karena itu, sinergi dengan Kominfo menjadi sangat penting dalam upaya pencegahan,” ujar Ronald.

Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem deteksi dini terhadap penyebaran informasi menyesatkan, sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat.

“Kami berharap melalui koordinasi ini, upaya edukasi kepada masyarakat semakin masif, sehingga publik tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Demokrasi yang sehat harus ditopang oleh informasi yang valid dan bertanggung jawab,” lanjutnya.

Sementara itu, pihak Kominfo Gorontalo Utara menyambut baik langkah Bawaslu dalam membangun koordinasi lintas sektor. Peran Kominfo dinilai krusial dalam memantau lalu lintas informasi serta melakukan klarifikasi terhadap isu-isu yang berpotensi menyesatkan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Konsolidasi Demokrasi yang digagas Bawaslu Gorontalo Utara sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan sinergi yang terbangun, Bawaslu dan Kominfo diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital yang kian dinamis.