Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gorontalo Utara Matangkan Persiapan Program Bawaslu Membelajarkan

Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara mulai mematangkan persiapan pelaksanaan program Bawaslu Membelajarkan melalui rapat koordinasi internal yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Ronald Ismail. Rapat tersebut diikuti oleh jajaran anggota, Koordinator Sekretariat, serta seluruh staf sekretariat sebagai langkah awal memastikan seluruh rangkaian kegiatan terlaksana secara terarah, efektif, dan terkoordinasi. Rabu (5/08/2026)

Dalam rapat tersebut, Ronald Ismail menekankan pentingnya kesiapan sejak tahap perencanaan agar program Bawaslu Membelajarkan dapat berjalan sesuai target dan memberikan hasil yang maksimal. Ia meminta seluruh unsur di lingkungan Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara memperkuat koordinasi serta menyusun pembagian tugas secara jelas pada setiap tahapan kegiatan.

"Persiapan Bawaslu Membelajarkan harus dimatangkan mulai dari sekarang, termasuk pembentukan tim yang akan bertanggung jawab pada setiap bagian kegiatan. Dengan pembagian tugas yang jelas, pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan lebih optimal," ujar Ronald Ismail.

Menurut Ronald, keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaannya, tetapi juga oleh kualitas perencanaan yang disusun sejak awal. Oleh karena itu, setiap bidang diminta segera mengidentifikasi kebutuhan teknis, menyusun jadwal kerja, serta memastikan seluruh aspek pendukung telah dipersiapkan sebelum kegiatan dimulai.

Rapat tersebut juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran terkait mekanisme pelaksanaan program, pembagian peran, serta langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan guna mendukung kelancaran kegiatan. Dengan koordinasi yang solid, setiap potensi kendala diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.

Melalui rapat persiapan ini, Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program Bawaslu Membelajarkan secara optimal sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan partisipatif.