Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gorut Sambangi Lapas Boalemo, Koordinasikan Pengawasan PDPB

Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Dalam upaya memperkuat akurasi dan validitas data pemilih, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo Utara melakukan kegiatan koordinasi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Boalemo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk triwulan IV tahun 2025. Jumat (14/11/2025)

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Gorontalo Utara, Fadli Bukoting, dan turut didampingi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Wahyudin Akili. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana komunikatif, di mana kedua pihak membahas pentingnya data warga binaan yang berasal dari Gorontalo Utara sebagai bagian dari daftar pemilih di daerah asal mereka.

Dalam kesempatan itu, Fadli Bukoting menjelaskan bahwa koordinasi dengan lapas merupakan langkah strategis untuk memastikan tidak ada warga binaan asal Gorontalo Utara yang kehilangan hak pilihnya akibat tidak terdata. Menurutnya, keberadaan pemilih di lokasi khusus seperti lapas sering kali membutuhkan perhatian lebih dalam proses pemutakhiran data pemilih.

“Bawaslu Gorontalo Utara terus berupaya memastikan bahwa seluruh warga negara, termasuk mereka yang berada di lapas, tetap mendapatkan hak politiknya. Karena itu, kami menjalin koordinasi dengan pihak lapas untuk memperoleh data warga binaan yang berasal dari Gorontalo Utara. Data tersebut sangat penting dalam proses pengawasan PDPB,” ujarnya.

Fadli menambahkan bahwa kegiatan ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Bawaslu Gorontalo Utara telah melakukan koordinasi serupa dengan beberapa lapas lain di Provinsi Gorontalo, yakni Lapas Pohuwato, Lapas Kota Gorontalo, serta Lapas Perempuan di Kabupaten Gorontalo. Langkah ini menunjukkan komitmen Bawaslu dalam melakukan pengawasan yang menyeluruh terhadap pemutakhiran data pemilih di seluruh wilayah yang memiliki kaitan dengan warga Gorontalo Utara.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kemudahan bagi Bawaslu dalam melakukan tugas pengawasan PDPB, terutama untuk pemilih di lokasi khusus. Dengan adanya hubungan yang baik dan terbuka dengan pihak lapas, kami dapat memastikan bahwa prosedur pendataan berlangsung dengan akurat dan tepat sasaran,” tambahnya.

Koordinasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi Bawaslu dalam memastikan bahwa seluruh warga Gorontalo Utara yang sedang menjalani pembinaan di berbagai lapas tetap terdata dan dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu atau pilkada mendatang. Dengan demikian, prinsip inklusivitas dan hak politik bagi setiap warga negara dapat terjamin.