Bawaslu Gorontalo Utara Optimalkan Penyusunan IKU sebagai Instrumen Penguatan Kinerja Organisasi
|
Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara mengikuti Rapat Sosialisasi Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo secara daring melalui aplikasi Zoom, Jumat (7/8/2026)
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh Bawaslu kabupaten/kota mengenai mekanisme penyusunan IKU yang terukur, relevan, dan berorientasi pada pencapaian target kinerja lembaga. Melalui kegiatan tersebut, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pentingnya penyelarasan indikator kinerja dengan visi, misi, serta rencana strategis Bawaslu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Ronald Ismail, mengatakan bahwa penyusunan IKU merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
"Indikator Kinerja Utama bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi instrumen untuk mengukur sejauh mana kinerja organisasi memberikan dampak terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pemilu. Karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara cermat, terukur, dan selaras dengan arah kebijakan Bawaslu," ujar Ronald usai mengikuti kegiatan.
Ia menambahkan, hasil sosialisasi akan menjadi pedoman bagi Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara dalam menyusun IKU yang lebih efektif serta mampu menggambarkan capaian kinerja kelembagaan secara objektif.
"Melalui sosialisasi ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penyusunan IKU. Ke depan, kami akan memastikan setiap indikator yang disusun benar-benar mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pengawasan, sekaligus menjadi dasar evaluasi untuk terus meningkatkan kinerja lembaga," tambahnya.
Dengan mengikuti sosialisasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi melalui perencanaan kinerja yang terukur, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pengawasan demokrasi.