Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gorontalo Utara Gaungkan Penguatan Demokrasi, Dr. Kingdom Makkulawuzar Beri Perspektif Baru

Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo Utara menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum dengan Mitra Kerja di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Jumat (29/08/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Kingdom Makkulawuzar hadir sebagai salah satu narasumber dengan materi bertajuk “Proyeksi Kebijakan Penguatan Demokrasi dan Penyelenggaraan Pemilu Masa Depan”.

Dr. Kingdom menekankan pentingnya membangun sistem demokrasi yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan melalui penguatan kelembagaan pengawas pemilu. Ia menguraikan bahwa tantangan pemilu ke depan bukan hanya terkait teknis penyelenggaraan, tetapi juga aspek integritas, partisipasi masyarakat, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi.

“Penguatan demokrasi bukan sekadar soal regulasi, tetapi bagaimana seluruh elemen bangsa memiliki kesadaran bersama menjaga marwah demokrasi. Penyelenggaraan pemilu masa depan harus adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas,” jelas pria yang saat ini menjabat wakil rektor III Universitas Ichsan Gorontalo.

Lebih lanjut, ia memproyeksikan kebijakan strategis yang dapat diambil, di antaranya peningkatan kapasitas sumber daya pengawas pemilu, pengembangan sistem digital yang terintegrasi, serta mendorong kolaborasi aktif antara masyarakat sipil, pemerintah, dan lembaga penyelenggara pemilu.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Gorontalo Utara ini diikuti oleh mitra kerja Bawaslu secara kelembagaan, organisasi masyarakat sipil dan organisasi kepemudaan serta media. Tujuannya adalah memperkuat sinergi dalam pengawasan pemilu, sehingga proses demokrasi di tingkat daerah dapat berjalan lebih berkualitas.

Bawaslu gorontalo utara

Dengan adanya forum seperti ini, diharapkan penyelenggaraan pemilu ke depan tidak hanya berlangsung secara prosedural, tetapi juga substantif, mampu melahirkan pemimpin yang berintegritas serta memperkuat sendi-sendi demokrasi di Indonesia.

Penulis & Foto: Amrain & Rizq