Evaluasi dan Penguatan Kinerja, Fokus Rapat Perdana Mei Bawaslu Gorontalo Utara
|
Gorontaloutara.bawaslu.go.id- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo Utara menggelar rapat perdana di bulan Mei 2026. Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu, Koordinator Sekretariat (Korsek), serta seluruh jajaran sekretariat. Senin (4/05/2026)
Agenda utama dalam rapat ini adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja pada bulan sebelumnya. Selain itu, forum juga membahas sejumlah momentum penting nasional yang jatuh pada awal Mei, di antaranya Hari Buruh Internasional, Hari Pendidikan Nasional, dan Hari Kebebasan Pers.
Diskusi berlangsung dinamis dengan penekanan pada peningkatan kualitas kinerja serta penguatan peran kelembagaan dalam mengawal demokrasi yang partisipatif dan berintegritas. Setiap divisi diminta menyampaikan capaian, kendala, serta strategi tindak lanjut guna memastikan program berjalan lebih optimal ke depan.
Ketua Bawaslu Gorontalo Utara, Ronald Ismail, dalam arahannya menegaskan pentingnya menjadikan evaluasi sebagai pijakan untuk memperbaiki kinerja kelembagaan.
“Rapat ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ruang refleksi bagi kita semua untuk mengukur sejauh mana kerja-kerja pengawasan yang telah dilakukan. Momentum Hari Buruh, Hari Pendidikan Nasional, dan Hari Pers juga harus kita maknai sebagai pengingat bahwa demokrasi membutuhkan partisipasi semua elemen, termasuk pekerja, dunia pendidikan, dan insan pers,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh jajaran diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.
“Kita harus terus memperkuat koordinasi internal dan menjaga integritas dalam setiap lini kerja. Bawaslu tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah,” lanjut Ronald.
Dengan digelarnya rapat perdana ini, Bawaslu Gorontalo Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja dan responsivitas dalam menghadapi dinamika pengawasan ke depan, sekaligus menjadikan setiap momentum sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai demokrasi.