Lompat ke isi utama

Berita

Sumpah Pemuda ke-98, Ronald Ismail Ajak Jajaran Bawaslu Gorontalo Utara Perkuat Semangat Kebangsaan

bawaslu gorontaloutara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Ronald Ismail, bertindak sebagai pembina upacara. Rabu (28/10/2029)

Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, serta mendorong generasi muda agar terus berperan aktif dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Dalam penyampaiannya sebagai pembina upacara, Ronald Ismail menekankan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Nilai persatuan, patriotisme, kegigihan, dan empati harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari lembaga pengawas pemilu.

Menurutnya, semangat pemuda harus tercermin melalui sikap disiplin, integritas, kerja keras, serta kepedulian terhadap kepentingan masyarakat dan bangsa. Nilai-nilai tersebut juga relevan bagi jajaran Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu secara profesional dan bertanggung jawab.

Ronald juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan. Semangat kebangsaan perlu terus dirawat agar masyarakat, khususnya generasi muda, semakin sadar akan perannya dalam memperkuat demokrasi.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara diharapkan terus menumbuhkan semangat nasionalisme, integritas, dan pengabdian, sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan kehidupan demokrasi yang berkualitas.

Bawaslu Gorontalo Utara

Semangat “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh cita-cita, tetapi juga oleh tindakan nyata, kepedulian, dan komitmen bersama dalam menjaga Indonesia.