Merah Putih Berkibar, Bawaslu Gorontalo Utara Teguhkan Komitmen Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa
|
Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Semangat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara untuk memperkuat komitmen menjaga kualitas demokrasi, khususnya melalui penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa yang berintegritas.
Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Ismail Buna, menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kerja nyata dalam memastikan proses demokrasi berjalan secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Semangat kemerdekaan harus kita maknai sebagai semangat untuk terus menjaga demokrasi. Dalam konteks tugas Bawaslu, itu diwujudkan melalui penanganan pelanggaran yang profesional, objektif, dan berkeadilan serta penyelesaian sengketa secara transparan dan sesuai aturan,” ujar Ismail.
Menurutnya, pengawasan pemilu bukan sekadar menjalankan kewajiban kelembagaan, tetapi merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Setiap dugaan pelanggaran harus ditangani secara cermat, sementara setiap proses penyelesaian sengketa harus mampu memberikan kepastian dan keadilan bagi para pihak.
Ismail mengatakan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan kerja bersama, integritas penyelenggara, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Merah putih yang kita kibarkan hari ini harus menjadi simbol semangat pengabdian. Kita ingin memastikan bahwa nilai-nilai kemerdekaan seperti keadilan, kesetaraan dan kedaulatan rakyat benar-benar hadir dalam penyelenggaraan demokrasi,” katanya.
Ia menambahkan, Bawaslu Gorontalo Utara akan terus memperkuat kapasitas jajaran pengawas, membangun koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengawasan pemilu dan mekanisme penyelesaian sengketa.
Bagi Ismail, menjaga demokrasi merupakan pekerjaan yang tidak mengenal batas waktu. Karena itu, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi komitmen untuk bekerja lebih baik, berani menegakkan aturan, sekaligus tetap mengedepankan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
“Pengawasan bukan hanya soal menemukan kesalahan, tetapi bagaimana kita mencegah pelanggaran terjadi dan memastikan setiap proses demokrasi berlangsung dalam koridor hukum. Itulah bagian dari pengabdian kita untuk demokrasi dan untuk Indonesia,” tegasnya.
Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi energi baru bagi jajaran Bawaslu Gorontalo Utara untuk terus memperkuat pengawasan, memastikan penanganan pelanggaran berjalan profesional, serta menghadirkan penyelesaian sengketa yang berkeadilan demi terwujudnya demokrasi yang semakin berkualitas.