Ismail Buna Paparkan Strategi Penanganan Tindak Pidana Pemilu dalam Bawaslu Membelajarkan Vol. 2
|
Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Ismail Buna, menekankan pentingnya penguatan sinergi Sentra Gakkumdu dalam penanganan tindak pidana pemilu. Hal itu disampaikannya saat memaparkan desain metode pembelajaran pada kegiatan Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 bagi jajaran Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara. Rabu (12/08/2026)
Dalam pemaparannya, Ismail mengangkat topik pembelajaran “Penanganan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu: Sinergi Sentra Gakkumdu, Efektivitas Penegakan Hukum dan Rekomendasi Perbaikan Regulasi.”
Menurut Ismail, materi tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman sekaligus kapasitas jajaran pengawas pemilu dalam menghadapi dan menangani dugaan tindak pidana pemilu. Penguatan kapasitas dinilai penting agar setiap tahapan penanganan pelanggaran dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
“Sinergi antarunsur Sentra Gakkumdu harus terus diperkuat. Penanganan tindak pidana pemilu membutuhkan koordinasi yang baik agar setiap proses dapat berjalan efektif, terarah, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelas Ismail.
Ia menjelaskan, keberadaan Sentra Gakkumdu memiliki peran strategis dalam memastikan penanganan dugaan tindak pidana pemilu dilakukan secara terpadu. Karena itu, pemahaman yang sama di antara unsur yang terlibat menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum pemilu.
Selain membahas mekanisme penanganan pelanggaran, pembelajaran tersebut juga diarahkan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam praktik penegakan hukum pemilu. Evaluasi terhadap pelaksanaan penanganan perkara menjadi penting sebagai bahan untuk mendorong perbaikan regulasi maupun tata kelola penanganan pelanggaran pada masa mendatang.
Ismail berharap kegiatan Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 tidak sekadar menjadi ruang penyampaian materi, tetapi juga menjadi forum untuk bertukar pengalaman, membedah persoalan, dan menemukan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi pengawas pemilu.
“Melalui pembelajaran ini, kita ingin membangun pemahaman yang lebih kuat, sehingga jajaran pengawas memiliki kapasitas yang semakin baik dalam menangani setiap dugaan tindak pidana pemilu,” ujarnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara untuk membangun jajaran pengawas yang profesional, responsif, serta memiliki kemampuan dalam memastikan proses penegakan hukum pemilu berjalan secara efektif dan berintegritas.