Lompat ke isi utama

Berita

Ismail Buna Paparkan Konsolidasi Demokrasi dalam Kunjungan Bawaslu Provinsi ke Gorontalo Utara

bawaslu gorontaloutara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Penguatan demokrasi melalui kolaborasi dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu perhatian Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara. Hal tersebut menjadi bagian dari pembahasan saat Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara menerima kunjungan jajaran Bawaslu Provinsi Gorontalo.

Dalam kunjungan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Ismail Buna, menyampaikan perkembangan pelaksanaan program Konsolidasi Demokrasi yang menjadi salah satu upaya memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.

Konsolidasi Demokrasi diarahkan untuk membangun kesadaran bersama mengenai berbagai tantangan demokrasi, di antaranya praktik politik uang, penyebaran hoaks dan disinformasi, netralitas ASN, TNI, dan Polri, serta potensi pelanggaran di tempat ibadah dan lembaga pendidikan maupun isu yang berkaitan dengan SARA.

Ismail menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui keterlibatan organisasi masyarakat, partai politik, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pemuda, serta unsur masyarakat lainnya, upaya pengawasan partisipatif diharapkan semakin kuat.

Menurutnya, menjaga demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Kunjungan jajaran Bawaslu Provinsi Gorontalo yang turut dihadiri Ketua, Kepala Bagian Administrasi, Kepala Subbagian Pengawasan, dan staf tersebut menjadi ruang koordinasi untuk menyampaikan perkembangan program serta memperkuat pelaksanaan tugas kelembagaan.

Melalui konsolidasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara terus mendorong terciptanya kehidupan demokrasi yang berintegritas, partisipatif, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat merusak kualitas pemilu.