Lompat ke isi utama

Berita

Ismail Buna: Jangan Tunggu Pemilu, Hoaks Harus Dicegah dari Sekarang

bawaslu gorontaloutara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Penyebaran berita bohong atau hoaks menjadi salah satu ancaman serius bagi kualitas demokrasi. Karena itu, upaya mengantisipasi disinformasi menjelang pemilu tidak boleh menunggu hingga tahapan penyelenggaraan dimulai, tetapi harus dilakukan sejak sekarang.Hal tersebut ditegaskan Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Ismail Buna, saat melakukan kunjungan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Gorontalo Utara dalam rangka konsolidasi demokrasi. Rabu (4/11/2026)

Ismail menilai perkembangan teknologi informasi dan semakin luasnya penggunaan media sosial membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat. Kondisi ini membuka peluang munculnya berita hoaks, informasi menyesatkan, hingga konten provokatif yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap proses demokrasi.

Menurutnya, pencegahan harus menjadi langkah utama agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Dalam konteks tersebut, Ismail memandang Bawaslu dan Kominfo memiliki peran penting untuk membangun sinergi dalam mengantisipasi penyebaran hoaks, terutama yang berkaitan dengan isu kepemiluan.

Kolaborasi kedua lembaga diharapkan dapat memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memeriksa sumber informasi, memastikan kebenaran suatu berita, serta tidak ikut menyebarluaskan konten yang belum terverifikasi.

Ismail menekankan bahwa menjaga kualitas demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Melalui konsolidasi demokrasi bersama Kominfo, Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara berharap langkah antisipasi terhadap hoaks dan disinformasi dapat dibangun lebih awal, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat merusak kepercayaan terhadap demokrasi.