Fadli Bukoting: Peran Media Massa Sangat Strategis Dalam Penguatan Demokrasi di Gorontalo Utara
|
Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Peran media massa dinilai semakin strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Gorontalo Utara, khususnya di luar tahapan pemilu. Melalui fungsi kontrol sosial dan penyebaran informasi yang akurat, media menjadi mitra penting dalam mendorong pengawasan partisipatif serta transparansi kerja penyelenggara pemilu, termasuk Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Di tengah masa non tahapan, Bawaslu Gorontalo Utara terus mengintensifkan kerja-kerja pengawasan yang berorientasi pada pencegahan, edukasi publik, dan penguatan partisipasi masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesadaran demokrasi tetap terjaga meskipun tidak sedang berlangsung agenda elektoral.
Anggota Bawaslu Gorontalo Utara, Fadli Bukoting, menegaskan bahwa media massa memiliki peran vital dalam membangun literasi politik masyarakat serta mengawal jalannya demokrasi secara berkelanjutan.
“Media massa bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan antara penyelenggara pemilu dan masyarakat. Di masa non tahapan seperti sekarang, peran media sangat penting dalam menjaga kesadaran publik agar tetap kritis dan partisipatif terhadap isu-isu demokrasi,” ujar Fadli.
Ia menjelaskan, pengawasan partisipatif tidak hanya dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi harus menjadi budaya yang tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, keterlibatan aktif publik dapat memperkuat sistem pengawasan dan mencegah potensi pelanggaran sejak dini.
“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk bersama-sama mengawal demokrasi. Pengawasan partisipatif adalah kunci agar setiap proses demokrasi berjalan transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fadli menyebut bahwa di masa non tahapan, Bawaslu fokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta sosialisasi pengawasan kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk pemuda, mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan.
Dengan kolaborasi antara media massa, masyarakat, dan Bawaslu, diharapkan ekosistem demokrasi di Gorontalo Utara tetap sehat, inklusif, dan berintegritas, tidak hanya saat pemilu berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.