Bawaslu Gorontalo Utara Terima Kwarcab, Bahas Finalisasi Pelantikan Saka Adhiyatsa Pemilu
|
Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo Utara menerima kunjungan pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gorontalo Utara dalam rangka membahas persiapan pelantikan Saka Adhiyatsa Pemilu yang dijadwalkan berlangsung pada pekan ini.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana koordinatif dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan, mulai dari kesiapan tempat, kelengkapan pelantikan, hingga keterlibatan peserta yang akan menjadi bagian dari Saka Adhiyatsa Pemilu sebagai wadah pembinaan generasi muda dalam pengawasan partisipatif.
Anggota Bawaslu Gorontalo Utara menyampaikan bahwa pelantikan Saka Adhiyatsa Pemilu menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran pemuda, khususnya Pramuka, dalam mendukung pengawasan pemilu yang partisipatif dan berintegritas.
“Melalui Saka Adhiyatsa Pemilu, kami ingin menghadirkan ruang edukasi dan penguatan kapasitas bagi generasi muda agar lebih memahami proses demokrasi, serta turut ambil bagian dalam mengawal jalannya pemilu yang jujur dan adil,” ujar Anggota Bawaslu Gorontalo Utara.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara Bawaslu dan Kwarcab dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan pembentukan Saka Adhiyatsa Pemilu.
“Koordinasi yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari upaya memastikan pelantikan berjalan sukses. Lebih dari itu, ini adalah langkah awal untuk membangun kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Kwarcab Gorontalo Utara menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan pelantikan. Diharapkan, Saka Adhiyatsa Pemilu dapat menjadi motor penggerak dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi di kalangan pelajar dan pemuda.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, pelantikan Saka Adhiyatsa Pemilu diharapkan tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membangun budaya pengawasan partisipatif yang kuat di Gorontalo Utara.