Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gorontalo Utara Resmi Buka P2P 2026, Cetak Agen Pengawas Partisipatif Menuju Pemilu 2029

Bawaslu Gorontalo Utara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Gorontalo Utara resmi dibuka oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Lismawy Ibrahim. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Gorontalo Utara serta seluruh peserta P2P. Selasa (19/05/2026)

Dalam sambutannya, Lismawy Ibrahim menegaskan bahwa P2P merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan partisipatif dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029. Ia berharap para peserta tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu berperan aktif dalam pengawasan di tengah masyarakat.

“Peserta P2P diharapkan dapat membantu Bawaslu dalam melakukan pencegahan dan pengawasan pada tahapan Pemilu 2029 nanti, baik sebagai pengawas partisipatif maupun sebagai penyelenggara adhoc,” ujar Lismawy.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Bawaslu tidak sekadar menyelenggarakan pelatihan, tetapi juga berupaya melahirkan agen perubahan yang mampu menjadi penggerak demokrasi di lingkungan masing-masing.

“Bawaslu tidak hanya ingin menghadirkan peserta pelatihan, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang mampu menjadi penggerak demokrasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, peran aktif masyarakat dalam pengawasan menjadi kunci penting dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi. Oleh karena itu, ia mendorong para peserta untuk menumbuhkan kesadaran publik agar bersama-sama mengawal proses demokrasi ke depan.

Kegiatan P2P ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas bagi masyarakat dalam memahami peran pengawasan partisipatif, sehingga mampu berkontribusi nyata dalam menciptakan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Gorontalo Utara.