Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gorontalo Utara Perkuat Persiapan IKU, Eviden Diminta Dikumpulkan Sejak Awal

Bawaslu Gorontalo Utara

Gorontaloutara.bawaslu.go.id-Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara memperkuat koordinasi internal untuk memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai target. Salah satu fokus utama dalam rapat koordinasi tersebut adalah optimalisasi persiapan Indikator Kinerja Utama (IKU) beserta bukti pendukung atau eviden dari setiap indikator. Rabu (26/08/2026)

Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, Ronald Ismail, menegaskan bahwa persiapan IKU tidak boleh dilakukan menjelang akhir periode pengukuran. Menurutnya, setiap indikator perlu dipahami dan disiapkan sejak awal, termasuk dengan mengumpulkan eviden secara tertib dan berkelanjutan.

“IKU harus segera disiapkan dan dipahami oleh masing-masing bagian. Bukti pendukung dari setiap indikator juga harus mulai dikumpulkan sejak awal, sehingga ketika dilakukan pengukuran dan evaluasi, seluruh data sudah tersedia dengan baik,” ujar Ronald.

Ia mengatakan, kelengkapan eviden menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program kerja dapat dipertanggungjawabkan secara administratif sekaligus menunjukkan capaian kinerja secara nyata.

Karena itu, Ronald meminta jajaran sekretariat untuk memperkuat koordinasi dan memastikan setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki dokumentasi serta data dukung yang relevan.

“Jangan sampai kegiatan sudah dilaksanakan, tetapi evidennya tidak terdokumentasi dengan baik. Ini yang harus kita antisipasi bersama,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi ruang untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, mengidentifikasi kebutuhan data pendukung, serta menyamakan langkah antarjajaran agar target organisasi dapat dicapai secara efektif.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak awal, Bawaslu Gorontalo Utara berharap proses pengukuran dan evaluasi kinerja dapat berlangsung lebih tertib, terukur, dan akuntabel.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Gorontalo Utara untuk membangun tata kelola kelembagaan yang semakin rapi dan berorientasi pada hasil.